0

Alhamdulillah, puji  syukur kehadirat Allah SWT bahwa masih bisa menjalin komunikasi dengan wali murid. Komunikasi dua arah senantiasa dilakukan oleh Al Uswah Tuban  untuk menjalin dan membina kombinasi. Wali yang tergabung dalam pertemuan Persatuan Orangtua Murid dan Guru (POMG). Setelah sekian lama semenjak pandemi Covid-19. Pertemuan POMG kali ini via tatap muka bersama Direktur LPIT Al Uswah Tuban.

Kegiatan ini dilaksanakan di Aula SDIT Al Uswah Tuban, Jumat (23/10/2020) pagi. Turut dihadiri oleh Kepala Divisi Kurikulum, Ustazah Juwita Kridha Wicaksini. Kepala Divisi HRD, Ustaz Fauzi Prayitno. Koordinator Media Center, Ustaz Ikhwan Fahrudin dan Ustaz Muhammad Sahlan, Direktur LPIT Al Uswah Tuban.

Setelah dilantik, Direktur LPIT mengundang seluruh pengurus POMG dari jenjang TPAIT – SMAIT Al Uswah. Masing-masing 2 orang pengurus yang mewakili jenjangnya. Tujuan dari kegiatan ini untuk sharing dan menyerap aspirasi yang selama pandemi ini.

Komunikasi ini meliputi hal yang lebih luas. Tentang kondisi, perbaikan, harapan dan rencana besar kedepannya. Dimana proses berkomunikasi dengan wali murid disebut komunikasi yang dua arah. Kegiatan ini sering Al Uswah lakukan sebagai upaya menjalin rasa dan persepsi yang sama dalam mendidik anak.

Di forum ini bebas menyampaikan apa saja yang dirasa kurang pas. Memberikan masukan membangun. Mengoreksi kegiatan yang telah dilakukan. Dalam forum ini juga sebagai ramah tamah dengan Direktur LPIT yang baru.

Silaturrahmi Direktur LPIT dan POMG (Foto: Admin/2020)
Silaturrahmi Direktur LPIT dan POMG (Foto: Admin/2020)

Masing-masing jenjang bisa memberikan masukan terbaiknya. Semua pengurus POMG harus berbicara. Memberikan pelayanan terbaik tentang parenting ke wali murid dan masyarakat. Pendampingan Al Uswah kepada wali murid. Pendidikan yang sesuai dengan anak yang telah lulus dari jenjang sekolah menengah atas.

Dalam forum ini ada Ibu Yeni dari POMG SDIT Al Uswah Tuban yang memberikan masukan tentang diadakannya pertemuan rutin antara wali murid dan Direktur LPIT dan anak-anak bisa pembelajaran tatap muka secara bergiliran. Dengan memperhatikan protap yang ketat.

Sedangkan Ibu Fidya dari TKIT memberikan masukan tentang pengawalan pembelajaran anak selagi pandemi untuk persiapan masuk ke jenjang sekolah dasar. Item-item yang diminta dalam penerimaan peserta didik baru bisa terus disiapkan oleh guru.

Di jenjang KBIT diwakili oleh Ibu Visa memberikan usulan untuk membentuk kelompok kecil dalam bermain dan belajar anak. Di masa pandemi anak belajar dengan orang tua sangat berbeda dengan gurunya.

Bapak Nasir dari POMG SMPIT memberikan pandangan bahwa siswa perlu bertemu langsung dengan gurunya. Menjaga protap di pesantren. Selalu membangun komunikasi yang baik antara siswa, guru dan wali murid. Terus dilakukan budaya salam, senyum dan sapa. Dan di Ibu Mamik dari SMAIT memberikan masukan tentang pengawalan siswa menuju perguruan tinggi. Selain itu komunikasi guru BK ke minat dan bakat siswa.

Segala masukan diakomodir dengan bijak. Sebab, masukan yang baik untuk kemajuan lembaga. Ada beberapa masukan yang telah kami lakukan tiap harinya dan telah berjalan. Pola komunikasi seperti ini terus Al Uswah lakukan sebagai layanan terbaik kami kepada wali murid.

(Admin)

 


Like it? Share with your friends!

0

0 Comments

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Share this
Chat
Hallo Sahabat Al Uswah
Admin ChatAl Uswah CentreWhatsApp
Dsu Al UswahWhatsApp