0

Kesan pertama merupakan hal penting bagi setiap orang dalam melanjutkan suatu percakapan atau hubungan. Bahwa kesan ini menjadi daya tarik yang mungkin bisa jadi referensi untuk melanjutkan ke tahap berikutnya. Orang yang meninggalkan kesan buruk tentunya akan mengalami kesulitan dalam melanjutkan hubungan dengan seseorang. Kesan pertama memang menentukan segalanya.

Mungkin tak merencanakan untuk melakukan hal ini. Namun, biasanya sahabat melakukan hal ini dengan otomatis. Dari pandangan pertama, sahabat bisa sedikit menilai tentang bagaimana kepribadian orang tersebut, sikap, dan keramahannya.

Ada beberapa hal kecil yang seringkali digunakan orang lain untuk menilai kepribadian sahabat. Ini juga berlaku sebaliknya untuk sahabat menilai orang lain. Diantaranya:

  1. Waktu kemunculan atau kedatangan

Menunggu adalah pekerjaan yang sangat menyebalkan. Ketika menunggu orang dalam waktu yang lama, sahabat terkadang melabeli orang tersebut dengan hal “negatif”.

“Orang yang proaktif pasti datang tepat waktu, karena dia sangat termotivasi, teratur dan menghargai waktu,” kata Humaira Siddiqui, dalam sebuah penelitian.

2. Jabat tangan

Jabat tangan yang kuat biasanya mencerminkan karakter yang kuat dan percaya diri. Sedangkan jabat tangan yang lemah menunjukkan kurangnya kepercayaan diri. Ini juga menunjukkan karakteristik orang yang selalu mencari jalan mudah dalam berbagai hal,” tulis Julian Parge, salah satu peserta survei Quora, dikutip dari Business Insider.

3. Seberapa sering memeriksa ponsel

Di zaman sekarang, cukup sulit untuk lepas dari ponsel. Namun seberapa sering sahabat melihat ponsel juga bisa jadi penanda tipe kepribadian, loh.

Ketika sahabat terlalu sering melirik ponsel untuk cek e-mail atau sekadar memperbaharui status media sosial, ini bisa berarti kalau sahabat kurang stabil secara emosional dan mencoba untuk meningkatkan suasana hati.

4. Kontak mata

Psikolog Adrian Furnham dalam Psychology Today mengungkapkan bahwa orang yang membuat kontak mata berarti orang yang percaya diri dan dominan secara sosial.

5. Minum dari cangkir

“Seseorang yang melihat ke dalam cangkir ketika sedang minum cenderung lebih mawas diri, sadar diri, idealis dan fokus,” kata responden David Junto dalam sebuah penelitian.

“Seseorang yang melihat bibir cangkir ketika minum, cenderung mudah dipengaruhi orang lain, lebih sadar lingkungan, riang, ekstrovert dan mudah percaya.”


Like it? Share with your friends!

0

0 Comments

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Share this
Chat
Hallo Sahabat Al Uswah
Admin ChatAl Uswah CentreWhatsApp
Dsu Al UswahWhatsApp