0

Dalam proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM), KBIT Al Uswah Tuban menggunakan kurikulum pendidikan nasional untuk Pendidikan Anak Usia Dini yang telah diubah dan dipadukan dengan kurikulum khas JSIT (Jaringan Sekolah Islam Terpadu). Kami pun berusaha menyinergikan kurikulum yang ada dengan visi serta misi lembaga.

Dalam buku panduan JSIT Indonesia, Sekolah Islam Terpadu (SIT) pada hakekatnya adalah sekolah yang mengimplementasikan konsep pendidikan Islam berlandaskan Al-Qur’an dan As Sunnah.

KBIT Al Uswah Tuban memasukkan bermain peran sebagai ajaran wajib di setiap semesternya. Berbagai macam seni peran disajikan untuk menunjang pembelajaran anak usia dini. Nah, dalam kesempatan kali ini temanya dengan “Binatang”. Dunia anak dini, dunia bermain. Bermain berbagai hal untuk mendukung psikomotorik halus dan kasarnya. KBIT Al Uswah Tuban terus mengupayakan pendidikan terbaik untuk buah hatinya.

Salah satu siswa memainkan perannya merawat kucing (Foto: Reny/2021)
Salah satu siswa memainkan perannya merawat kucing (Foto: Reny/2021)

Binatang adalah makhluk ciptaan Allah yang membutuhkan kasih sayang manusia, untuk itu Allah menciptakan berbagai jenis binatang untuk dipelihara. Binatang peliharaan itu seperti: kucing, kelinci, ikan, ayam, burung dan lainnya. Rasa ingin tahu anak yang besar seringkali membuat  anak menyukai binatang. Namun sebagian anak ada juga yang takut dengan binatang dan tidak mau menyentuh apalagi memelihara.

Sebagai orang tua kita berkewajiban mengenalkan berbagai macam binatang, karena binatang juga makhluk Allah yang perlu kita jaga dan lestarikan. Kucing menjadi salah satu binatang peliharaan yang paling disukai oleh pecinta binatang, kucing ini memiliki bentuk yang menggemaskan dan membuat kita terhibur oleh tingkahnya yang lucu.

Melalui sentra bermain peran, anak-anak diajak untuk bermain peran memelihara kucing. Tapi bermain sentranya menggunakan boneka kucing ya teman-teman. Dimulai dari merawat kucing, memberi makan, memberi minum, dan lainnya.

Salah satu siswi memainkan perannya merawat kucing (Foto: Reny/2021)
Salah satu siswi memainkan perannya merawat kucing (Foto: Reny/2021)

Ustadzah juga mejelaskan bahwa merawat binatang harus dengan cara lembut (halus) dan tidak boleh kasar, seperti: menarik ekor, melempar batu ato yang lainnya sehingga membuat binatang itu marah, karena jika binatang itu marah bisa membahayakan keselamatan anak- anak.

Tujuan dari kegiatan ini selain mengenalkan bahwa binatang adalah ciptaan Allah tapi juga mengajarkan rasa tanggung jawab kepada anak dan menumbuhkan perasaan kasih sayang, perhatian kepada sesama makhluk hidup.

Wah.. bagaimana teman-teman? Seru kan?

Jangan lupa setelah bermain peran memelihara binatang, kita harus selalu cuci tangan ya, supaya tangan kita bersih dan tidak ada kuman. (Ren/ed)


Like it? Share with your friends!

0

What's Your Reaction?

hate hate
0
hate
confused confused
0
confused
fail fail
0
fail
fun fun
0
fun
geeky geeky
0
geeky
love love
0
love
lol lol
0
lol
omg omg
0
omg
win win
0
win

0 Comments

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Share this
Chat
Hallo Sahabat Al Uswah
Admin ChatAl Uswah CentreWhatsApp
Dsu Al UswahWhatsApp
Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format