0

        Hari Jumat kali ini tampak berbeda dari hari Jumat sebelumnya. Hari itu anak-anak dan Ustazah berbusana putih-putih. Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, Ustazah mengajak anak-anak meneladani sifat mulia Rasulullah. Kegiatan ini dikemas apik dalam sebuah drama yang bertemakan “Meneladani akhlaq Nabi Muhammad SAW sebagai bekal membangun generasi yang unggul”. 

Kisah yang menceritakan bagaiman Rasulullah setiap hari menyuapi seorang pengemis yahudi yang buta. Akan tetapi pengemis itu selalu mengumpat dan menjelek-jelekkan Rasulullah, tetapi Rasulullah tetap sabar dan tetap menyuapinya setiap hari.

             Hingga suatu hari ketika Beliau telah wafat, Abu bakar menggantikan kebiasaan Rasulullah menyuapi pengemis itu . Dan Dia tetap mengumpat dan mencaci maki  Rasulullah, akan tetapi pengemis itu merasakan jika yang menyuapinya tidak selembut yang seperti biasanya. Hingga akhirnya Abu Bakar mengatakan bahwa selama ini yang menyuapinya setiap hari adalah Rasulullah, orang yang selaluu Ia caci maki setiap hari. Namun kini Beliau telah wafat, maka menangislah si pengemis buta itu hingga akhirnya bersyahadat menyatakan diri masuk Islam.

        Kisah yang luar biasa membuat anak-anak terhipnotis menyaksikan hingga selesai. Ustazah menyampaikan bahwa Rasulullah adalah manusia istimewa yang menjadi tauladan di muka bumi ini. Dan kita sebagai umatnya harus meneladani dan melakukan seperti yang dicontohkan Rasulullah.  Kegiatan memperingati maulid kali ini tidak hanya tampilan drama saja, tetapi kegiatan berbagi dan bertukar kue  dengan teman-teman sekelas. Setiap anak membawa 2(dua) potong kue untuk dimakan dan bertukar, tetapi ada beberapa anak yang sengaja membawa banyak kue untuk berbagi dangan teman dan Ustazah. Alhamdulillah, mereka suka berbagi seperti yang dicontohkan Rasulullah. anik


Like it? Share with your friends!

0

0 Comments

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Share this
Chat
Hallo Sahabat Al Uswah
Admin ChatAl Uswah CentreWhatsApp
Dsu Al UswahWhatsApp