1
1 point

Bulan Suci Ramadan tidak terasa tinggal menghitung hari datang menemui kita di tengah situasi pandemi COVID-19. Tahun ini masuk kedua kalinya bulan puasa di tengah wabah. Menurut kalender Islam 1442 H, perkiraan puasa dan bulan Ramadan tahun 2021 akan jatuh pada tanggal 13-14 April 2021.

Perlu ekstra hati-hati dalam menjalankan aktivitas keseharian. Saat kita dihadapkan pada situasi yang penuh ‘kewaspadaan’ ini. Ramadan datang tanpa bisa ditunda. Dengan lapang dada, masyarakat melewatinya dengan program vaksinasi dari pemerintah.

Dalam kondisi saat ini, perlu rasa syukur yang amat mendalam kepada Allah. Kita bisa menjalani bulan penuh berkah (meskipun pandemi) dengan lancar. Bersemangat beribadah memohon ampunan di bulan yang suci.

Ramadan datang membawa keberkahan bagi setiap umatnya. Di tengah daruratnya pandemi di negeri ini, kita harus menyambutnya dengan kegembiraan dan optimistis.

Kita harus menyambut Ramadan dengan bahagia. Bulan Ramadan merupakan bulan yang sangat dirindukan kedatangannya dan disayangkan kepergiannya.

Tanpa menurunkan kewaspadaan kita, mari sambut Ramadan tanpa kepanikan, dan meningkatkan kesabaran. Panik hanya akan melemahkan imunitas tubuhmu. Bekali diri dengan asupan pikiran yang positif dan olahraga rutin.

Sedangkan sabar, harus lebih kita tingkatkan dalam melaksanakan ketaatan, menahan kemaksiatan, serta dalam menghadapi musibah/wabah sekarang ini.

Rasulullah SAW bersabda, “Inilah (Ramadan) bulan kesabaran dan ganjaran bagi kesabaran yang sejati adalah surga.” (HR. Ibnu Khuzaimah).

Selain itu, dalam menyambutnya, anggaplah Ramadan sebagai ladang amal beribadah. Dimulai dari berpuasa, bersedekah, berzikir, serta membaca Al-Qur’an. Terutama di tengah pandemi, alangkah indahnya ketika kita bisa saling berbagi dan menolong sesama yang terdampak.

Menggantu ziarah makam dengan mendoakan dari rumah juga jadi persiapan yang kamu perlu lakukan dalam menyambut bulan kesabaran ini. Wabah corona tidak menghalangimu untuk tetap mendoakan orang-orang tersayang yang telah pergi lebih dulu. Walau tidak bisa ke makam, kamu tetap bisa mendoakannya setiap saat dari rumah.

Yang terakhir, tetap menjaga silaturahim dan saling memaafkan adalah pilihan pas untuk kamu memulai Ramadan dengan jiwa yang bersih. Mulai hubungi orangtua, sahabat, pacar, teman, atau orang yang pernah berantem denganmu. Minta maaflah, dan perbaiki hubunganmu dengan mereka.

Silaturahim penting dilakukan agar kita memasuki bulan puasa dengan jiwa yang bersih, penuh ketenangan, keikhlasan semata ingin mengharapkan berkah dari Allah SWT.

(Admin)


Like it? Share with your friends!

1
1 point

0 Comments

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Share this
Chat
Hallo Sahabat Al Uswah
Admin ChatAl Uswah CentreWhatsApp
Dsu Al UswahWhatsApp